Bangkok

Bismillah

Catatan ringan selama di sana.

Cewek-cewek
Karena termasuk tipikal yang agak susah nahan ngaceng, maaf kalo ini jadi hal pertama yang saya mau bahas. Cewek Bangkok (atau Thailand pada umumnya) memang rata-rata cakep. Dan modis. Mulai dari cewek kantoran yang mampir di mall, sampe sekelas Mbak-mbak jualan es krim di tepi jalan. Tapi hati-hati, banyak juga yang KW super alias operasi potong titit dan pasang implan di dada. Kalau dilihat sekilas memang nggak terlalu kelihatan, tapi kalau diperhatikan kita bisa lihat mereka masih punya jakun, bekas bulu jambang/jenggot yang tak habis tercukur, atau pundak khas lelaki. Tak seperti di Indonesia, transgender adalah hal biasa di Thailand.

Treechada Petcharat alias Nong Poy. Dulunya lelaki.
Masjid
Agak susah cari masjid karena orang Islam memang sedikit di Bangkok. Saya sholat Jumat di Indonesia Mosque, sekitar 2 km dari Urbana Langsuan tempat kami numpang tidur. Khutbah disampaikan dalam bahasa Thailand dan bahasa Inggris. Banyak juga orang Malaysia yang sholat di sini. Habis sholat Jumat, sama juga banyak yang tidur-tiduran. Nggak di Indonesia nggak di luar negeri, orang Islam emang sama-sama tidak produktif. Hahahahaha.

Yang bikin orang Jawa loh
Makanan
Buat yang muslim, agak susah cari makanan yang halal, karena restoran atau warung makan kebanyakan masak pork atawa babi. Pilihan paling masuk akal adalah masuk resto vegetarian (mahal) atau ke daerah sekitar Nana banyak juga resto Iranian atau kebab yang murah. Betapa bahagianya saya bisa nemu Indomie goreng di sini! Nggak papa nggak sehat asal halal. Per bungkus 12 Baht, atau sekitar 4500 rupiah.

Rasanya agak aneh, tapi tak apalah
Sandwich without pork
Transportasi
Bangkok punya BTS (Skytrain), BRT (bus rapid transit), MRT (subway), dan Chao Phrya River Express Boat (transportasi air). Semuanya saling terintegrasi. Kalau nggak mau capek jalan kaki, ada taksi yang harganya kurang lebih saja (jika berangkat ramai-ramai). Ada ojek juga tapi tarifnya saya tak tahu. Bangkok juga punya macet, tapi yang jelas bukan karena angkot atau kopaja yang ngetem serampangan. Semuanya rapi dan jauh lebih teratur daripada Jakarta.

Detail stasiun tercetak di tiket

Suasana peron di BTS yang jauh sekali bedanya dengan KRL Jakarta
Tourism
Thailand memiliki daerah tujuan wisata seperti Phuket atau Pattaya yang memang diurus betul-betul oleh pemerintahnya, sebagai penyumbang majunya ekonomi mereka. Bangkok tak jauh beda. Di mana-mana ada orang asing berseliweran. Rata-rata orang Thailand paham bahasa Inggris.

Raja
Mungkin cara orang Thailand menghormati raja, sama seperti orang Yogyakarta menghormati Sri Sultan Hamengku Buwono. Tapi 100 kali lipatnya. Di mana-mana ada foto raja. Termasuk di gambar semua pecahan uang Baht. Jangan sekali-kali menghina, karena Anda bisa gratis menginap di Thailand, tapi di kantor polisinya.

Buddha
Orang Thailand pada dasarnya percaya bahwa semua perbuatan baik akan dibalas dengan kebaikan pula. Demikian sebaliknya, kalau berlaku jahat, maka sesuatu yang buruk akan terjadi. Karma. Pendeta Buddha mendapat tempat khusus di dalam kereta atau MRT, dan amat dihormati.

Greetings
Dalam bahasa Thailand, hanya ada 1 greetings untuk semua kesempatan. Mau pagi siang malem sore selamat datang hai hello dan lain sebagainya. Cukup "Sawasdee kap" (penulisannya beda-beda) kalau Anda lelaki, atau "Sawasdee Kaa" kalau Anda wanita (diucapkan dengan intonasi yang berbeda, lebih feminim). "Kap" dan "Ka" di ujung kalimat menandakan kalimat yang polite. "Kop khun kap" berarti "Terima kasih" dan dilakukan sambil telapak tangan saling bertemu di depan dada seperti sedang berdoa.

Kami cuma 3 hari di Bangkok. Saya hanya fokus ke pekerjaan dan tak sempat ke mana-mana. Satu-satunya barang yang saya bawa pulang ke Indonesia hanyalah sandal jepit merek "Gambol", yang saya beli setelah menunjukkan foto sandal dari handphone ke Mbak-mbak kasir 7-Eleven karena ia tak paham bahasa Inggris.

Mandor pabrik : Bo, kok guwa rasanya di sini capek banget ya?
Me : Iya Mas, sama. Atau jangan-jangan pundak kita ada hantu menclok kayak di film Shutter??
Mandor : Ah, kalo hantunya cewek cakep sih nggak apa-apa... Kalo hantunya bencong?!











2 komentar:

  1. pertanyaan yang salah fokus :D
    foto suasana BTS pake apa mas? pk lensa fisheye atau pake aplikasi di HP?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nggak pake apps apa2, cuma panorama feature di henpon, Nai...

      Hapus

speak now or forever hold your peace

About Me