Jadi Web Programmer?

Bismillah

Website personal saya baru saja berganti tampilan. Sebetulnya tak banyak yang berubah, bahkan saya hampir tak melakukan apa-apa untuk merevolusinya menggunakan kerangka Bootstrap, lebih tepatnya "Cover" dari @mdo. Tak lebih dari 30 menit, edit warna latar belakang, pranala, dan unggah ke hostingan murah meriah 250rebu setahun dari Hawkhost. Selesai.

Luar biasa! Tak banyak ilmu yang diperlukan untuk membuat sebuah website sederhana!

Saya jadi berpikir, boleh jadi di masa depan orang sudah tak memerlukan developer web, karena sudah banyak sekali bertebaran tools untuk membuat yang 1,2,3 klik langsung jadi. Tak perlu belajar HTML, CSS, JavaScript, PHP, framework tertentu, tak perlu belajar segala logika pemrograman. Benar-benar instan! Web developer di masa depan bisa-bisa cuma makan batu saja.

Beberapa orang terdekat yang cukup menginspirasi saya untuk menuntut ilmu web programming antara lain

Michael Andreas alias @bluefooz atau Mike
Melihat presentasi Mike di kelas pemrograman web tentang Ajax, membuat saya terkagum-kagum. Dari Mike saya belajar banyak hal. Salah satu quote yang saya ingat dari Mike,
"Imagine struggling to define who you are, while the world tells you who you should be"
Alvonsius Albert Nainupu a.k.a Mas gosonX (ingat, dengan 'g' dan 'X')
Mas Gosong atau Mas AAN (singkatan dari namanya), pertama kali saya kenal karena kami satu kos selama lebih dari 4 tahun di Yogya. Ya, benar. Empat tahun dengan kamar yang saling berhadapan. Banyak sekali hal yang saya pelajari dari Mas Gosong : web programming, Linux (terutama Ubuntu), dan soal jejepangan. Quote dari beliau yang saya ingat adalah
Kalau belajar coding, jangan cuma asal copy paste source code. KETIK ULANG BIAR NGERTI!!
Abdul Kadir, Abe Poetra
Kedua orang ini memang tak pernah saya temui. Kalau dipikir-pikir Abdul Kadir sih nggak berjasa-jasa banget, karena saya tetep mesti beli bukunya dia. Kalau Abe Poetra, saya baca tutorial lucunya dari ilmukomputer dot com (bukan websitenya, tapi CD jadul yang disebarkan oleh Rommy Satria Wahono).

Saat ini internet sudah kencang, tukar menukar data sudah tidak via disket, dan sumber ilmu sudah banyak bertebaran di dunia maya. Sepertinya kalau mau menelusuri pekerjaan sebagai software developer, sudah tak lagi sesulit dulu.


1 komentar:

  1. yang instan-instan hilangnya juga instan bo ;-)

    BalasHapus

speak now or forever hold your peace

About Me