Bagi Tuhan Semuanya Mudah

Bismillah.

Ketika para nabi dan penyampai risalah (sehingga dinamakan "rasul" atau "the messenger") itu dihadapkan pada segudang masalah yang luar biasa berat, mereka tidak pernah mengeluh. Mereka mendengar perintah, untuk kemudian mengikuti petunjuk dari-Nya. Sesederhana itu.


Kita, yang hidup tak sezaman dengan mereka-mereka itu, tentu saja level ke-ngeyel-annya bisa jadi lebih brutal daripada para pengikut nabi dan rasul zaman dahulu. Mungkin, karena kita hidup di era yang lebih modern, di mana penemuan di berbagai bidang ilmu sudah "cukup" membuat kita yakin semua persoalan zaman now bisa diselesaikan. Sok tahu sekali kita ini.

Siapa sangka, laut dapat dibelah Musa. Siapa mengira, Ismail bin Ibrahim diganti dengan seekor domba. Siapa yang tahu, seluruh dunia terendam banjir bandang dan yang selamat hanya yang naik ke atas kapal Nuh.

Dan kita masih saja sok tahu. Seolah tidak mampu belajar dari kisah-kisah para pendahulu kita. Setiap ada masalah, kita berusaha menyelesaikannya tanpa campur tangan Tuhan. Tanpa meminta kemudahan dari-Nya. Menganggap uluran tangan dan kasih-Nya tidak kita butuhkan. Sombong betul kita itu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

speak now or forever hold your peace

About Me